mellow

ehem! haha, yap saya lagi mellow… ntah kenapa saya (saat ini lho) sedih banget. rasanya pilu aja, padahal yo ngga ada apa-apa lho.. saya ngga lagi broken heart, ngga ada masalah apa juga, cuman yaa rasanya sedih aja. di lubuk hatiku yang terdalam aku merasa sangat pilu dan sedih. *sigh*

apa aku ini terlalu banyak menghayal? dan terlalu hidup di dalam impianku sendiri? aku memang harus kembali ke realita dan menghadapi dunia nyata.. mengapa kesannya aku seolah nggak bisa bahagia ya? padahal aku selalu mengusahakan agar setiap hal kecil di sekitarku bisa membuatku bahagia. aku berusaha agar aku selalu mensyukuri nikmat Tuhan..

ada sesuatu di dalam diriku yang menolak semuanya, yang merasa selalu sedih dan perih. padahal aku udah nggak mau lagi capek ngurusin hal-hal yang gak penting tapi kenapa selalu datang ke permukaan? kenapa aku nggak bisa benar-benar tulus berbahagia? seolah semua kebahagianku hanya sesuatu yang semu. aku nggak tertawa dari hati, namun bibirku ini selalu saja otomatis tersenyum seolah aku senang. sakit gue, sakit jiwa!

please deh nggak usah mulai negrusak semua yang udah gue tata dengan baik setelah semuanya hancur berantakan. ya memang inilah gue, yang sedang menanti ada orang yang bisa dengan leluasa gue izinkan “masuk” ke dalam rumah gue (saat ini rumah gue lagi gue kunci dan gue gembok).. hhhffh yahh memang gue ga boleh terlalu tinggi mengharapkan apa yang tidak bisa digapai. asalkan orang itu bisa membuatku nyaman dan bisa tertawa menjadi diri sendiri sudah cukup. dan yang pasti orang itu juga bisa nyaman berada di sisiku. wait and wait, hope the prince will come as soon as he can, amin. :)

.

jangan menyerah! don’t give up! あきらめないでください!

apapun itu sebutannya masing-masing mengandung makna bahwa kita harus terus berusaha sekuat tenaga dan jangan mundur dalam meraih/mencapai sesuatu.

———————————————————————————————

ternyata memang hidup itu penuh misteri, kejutan dan lika-liku yang rumit namun harus tetap disyukuri. hari ini saya mengalami sendiri pengalaman yang akan membuat saya mensyukuri apa yang ada dan berusaha untuk mencapai mimpi saya sesegera mungkin.

———————————————————————————————-

kadang saya berfikir, apakah nasib seseorang sudah digariskan seperti itu atau kita (baca: manusia) bisa merubahnya dengan bekerja keras dan pantang menyerah? ketika orang tuanya sukses dan berhasil, apakah anak-anaknya akan sukses pula? tidak bukan? apakah orang tuanya akan mewariskan harta bendanya kepada anak-anaknya? tentu saja. itu semua hanya kenikmatan yang dinikmati anak-anaknya karena kerja keras orang tuanya, sang anak harus berusaha keras dan bekerja tanpa lelah jika ingin tetap memiliki kekayaan dan harta benda yang berharga itu. akan sangat menyesal apabila anak-anaknya hanya mengandalkan kekayaan orang tuanya dan bermalas-malasan karena suatu saat kekayaan itu akan habis, menyesal kemudian sangatlah tidak berguna.

———————————————————————————————-

menurut saya peran Tuhan sangat penting, demikian pula dengan peran para leluhur serta nenek moyang. saya percaya dengan reinkarnasi, karma. saya percaya bila kita berbuat baik, maka anak cucu kita akan ikut menikmati hasilnya, namun sayangnya kita ketika masih berada di dunia ini lupa diri dan cenderung meremehkan hal-hal diatas, kemudian tanpa sadar kita telah menanam bibit yang (mungkin) kurang baik bagi generasi penerus kita. ada baiknya kita selagi masih sempat tidak terlalu berpuas diri, kita harus mawas diri.

———————————————————————————————

sejujurnya saya sangat ingin meneruskan apa yang sudah dibuat oleh almarhum kakek saya di Bali (usaha restoran) karena sepertinya tidak bisa diteruskan (selain karena resepnya tidak diturunkan, tidak ada yang mengelola). saya pada dasarnya suka sekali masak baik kue maupun makanan berat dan sangat ingin membuka toko meskipun hanya kecil. kenapa saya sangat bersikeras? karena saya ingin sekali menghasilkan sesuatu dengan jerih payah saya sendiri dan ingin mempersembahkannya bagi kedua orangtua saya. intinya saya ingin sekali sukses dan dapat membahagiakan orangtua saya serta menjadi contoh yang baik bagi adik saya.

bahagia

sebenernya kondisi yang seperti apa sih yang disebut bahagia? ketika kita tertawakah? atau ketika kita mengalami hal-hal baik?

bisa saja kan kita tertawa namun sesungguhnya hati kita menangis? bisa saja kan hal-hal baik datang tapi itu tidak mampu membuat kita merasakan bahagia.

oleh karena itu saya bingung sebenarnya apa arti bahagia dan gimana kita bahagia? orang-orang dapat dengan mudah berkata, beerbahagialah maka engkau akan bahagia. akan tetapi lagi-lagi pertanyaan itu timbul, seperti apa bahagia itu? gimana sih kok bisa disebut bahagia? tidak semudah membalikkan telapak tangan bukan? ketika kita sukses dengan hidup kita, apakah kita bahagia? atau masihkah timbul sedikit kerutan di kening kita?

intinya saya sangat bertanya-tanya dalam hati. mungkin (menurut pendapat saya) kita akan bahagia ketika kita bisa menuntaskan semua tugas, tanggung jawab dan kewajiban kita di dunia maupun alam sana.

marah

maaf jika menimbulkan kemarahan atau rasa apapun ketika membaca cerita di bawah. saya menulis hanya sekedar menulis dan menyampaikan setiap drama dalam hidup saya tanpa ingin menyinggung pihak-pihak tertentu. maaf jika saya membuat kesalahan atau menyinggung saudara.

sebenernya aku juga nggak tahu kenapa harus marah. aku hanya merasa kesal dengan sekelilingku. entah aku yang aneh atau memang ada yang aneh dengan mereka. aku sudah berusaha ceria dan tidak membuat suasana keruh, akan tetapi semua yang sudah kupersiapkan hancur karena reaksi MEREKA! apa yang salah? siapa yang salah? mungkin aku dan mereka perlu berkaca serta membenahi diri.

aku pada akhirnya harus selalu menggunakan topeng di depan mereka, topeng yang selama ini ingin sekali kulepaskan, topeng yang kunamai KEMUNAFIKAN, padahal aku membenci kemunafikan. beberapa waktu lalu, aku sudah hampir berhasil melepaskannya dan menunjukkan sisiku yang sebenarnya, namun MEREKA menolak wujud asliku! aku dikucilkan, aku merasa terbuang dan aku merasa benar-benar hampa tanpa tahu apa sebenarnya kesalahanku. aku cukup dibuat bingung dengan mereka, suatu ketika mereka mengatakan padaku bahwa seharusnya aku menunjukkan saja jati diriku, the real me. aku sudah berusaha melakukannya, namun apa yang kudapat? MEREKA sedikit demi sedikit menjauhiku, menjaga jarak denganku. ketika aku protes, MEREKA hanya berkata dengan mudahnya bahwa itu adalah salahku, karena aku tidak ada di sekitar MEREKA lagi.

jadi ini salahku? salahku jika aku memang ingin membuka dan menanggalkan topeng busukku ini??! salahku jika aku ingin sedikit saja (berusaha) lebih maju dibanding KALIAN? salahku jika memang seperti inilah aku? biar saja orang memandangku apa, biar saja aku memandang SINIS kepada orang-orang. KALIAN yang membuatku bersikap acuh tak acuh dan MARAH kepada kalian. sudah aku berusaha mendekatkan diri, ck…tapi kalian hanya memandangku dengan tatapan tidak bersahabat dan asyik mengobrol dengan topik yang sama sekali tak kumengerti, seolah-olah ada pesan yang tersirat yaitu : enyah kau dari hadapan kami !

aku jadi teringat cerita (lebih tepat disebut curhat) seorang teman (yang tadinya kuanggap orang yang fair), intinya DIA tidak suka ketika orang-orang disekitarnya asyik sendiri dan berbicara mengenai hal-ha yang tidak ia mengerti dan aku setuju dengan hal itu. TAPI KENYATAANNYA saat ini DIA SALAH SATU orang yang bersikap seperti itu kepadaku. see? bagaimana aku harus menyikapinya? jelas aku marah karena aku merasa DIKHIANATI dan dia TIDAK MENYADARI atas apa yang dia lakukan. malahan dia super ENJOY melakukannya. CIH! jelas aku akan mencibir, ingin rasanya membalikkan semua omongannya di depan mukanya, tapi lagi-lagi makhluk itu hanya akan menyangkal, berkelit dan membuat pembelaan bagi dia (tentunya) dan MEREKA.

masih banyak lagi sesungguhnya yang ingin ku ceritakan, betapa munafiknya orang-orang di sekitarku, bahkan mungkin AKU SENDIRI pun sama munafiknya dengan mereka. dengan cerita diatas, salahkah jika aku MARAH?

new year 2011

meskipun sudah basi, tapi sebelum terlambat happy new year 2011 for all of us!

 

yeah, tahun baru, aku mulai dengan kehidupan baruku. aku sudah terbebas dari tali yang mengikatku selama 1 tahun berapa bulan. kini aku bisa kembali melayang di angkasa luas tanpa harus khawatir. aku pun lebih menghargai hidupku sekarang, menikmati yang sudah diberikan Tuhan. life must go on!

aku berjanji pada diri sendiri bahwa di tahun 2011 ini semua targetku harus dipenuhi dan sebisa mungkin dilakukan. dan aku akan menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih positif lagi. sudah banyak pelajaran yang kudapat di tahun 2010 kemarin. sekali lagi, aku bersyukur pada Tuhan masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan menikmati hidup.

mataku kini terbuka. aku tidak sendirian di dunia ini. aku dikelilingi orang-orang hebat dan sayang padaku, tak peduli seberapa buruk atau baik aku. Tuhan memberikanku kesempatan ini, lagi-lagi aku bersyukur. aku akan selalu bersyukur atas apa yang diberikan/terjadi padaku, baik maupun buruk. inilah aku, manusia yang baru di tahun 2011. semoga ini akan berlanjut hingga akhir nanti. Thanks God~

egois~

saya menyadari bahwa saya ini terkadang sangat egois dan tidak memperhatikan pemikirn,kondisi situasi orang lain dan saya merasa sangat bodoh baru menyadarinya sekarang. padahal, selama ini saya selalu merasa saya tidak egois, orang lainlah (pacar saya) yang egois. tapi ternyata saya terlalu pede dan sombong..

saya selalu egois dan kekanakan, memaksakan kehendak saya ke pacar saya, terlalu membuat pacar saya tegang. sunggih saya baru sadar sekarang. maafkan aku wahai pujaan hati.

 

END

galau

saya ingin bertanya, kenapa saya selalu merasa resah dan gelisah? saya gak bisa percaya cowok saya, saya selalu ragu. :(

saya ingin bisa percaya dan gak resah gelisah. saya sudah berusaha menenangkan hati, mengatur ritme hidup dan hati. tapi mengapa semua yang sudah saya atur sedemikian rupa bisa berantakan begitu saja karena hal sepele.

pernahkah kamu berfikir bahwa pasanganmu menyelingkuhi dirimu? pasti pernah tersirat pemikiran macam itu, sungguh. apakah kamu gundah jika pacarmu tidak semangat ketika bersama kamu? sms-n pun jarang. pacarmu terlihat lebih relax dan semangat bila bersama orang selain kamu? mungkinkah pacarmu bosan? karena selalu bersama-sama? harusnya engga loh *menurutku* secara kamu dan dia saling berhubungan kan, jadi wajarlah kalau kamu selalu bersamanya. lantas jika kamu menjauh atau cuek sama pacarmu, pacarmu balik marah dan malah salah paham, padahal maskud hati hanya ingin memberi sedikit ruang dan agar tidak jenuh. lalu, harus bagaimana dong? semuanya jadi serba salah dan membingungkan kan~ mau jujur terhdap pacarmu nanti malah tersinggung atau malah salah paham. ah ribet.. mau diem aja, entar uring-uringan sendiri.

mungkin saya harus lebih menata dan mengatur hati saya. seperti robot mungkin ya. diprogram dulu dan disiapin dulu mentalnya atas apapun yang akan terjadi di masa depan…

dan saya nih kayaknya jago deh nyembunyiin apa yang sebenernya sedang dihadapi, namun memang sulit bagi saya untuk menunjukkan emosi saya secara transparan. ahh~~ hidup itu rumit, gak usah dibikin pusinglah ya. haha

ohya, selamat hari raya Galungan dan Kuningan~~~ mudah-mudahan saya bisa menang melawan adharma dalam diri saya dan saya bisa menikmati esok hari dengan aura serta pembawaan diri yang lebih baik dari sebelumnya. ASTUNGKARA~

akh..pusing

hey there, howdy?

good? nice…

let’s start talking here……

aaaa aku mau buang rasa ini ya Tuhan, tolong. jauhkan rasa yang bikin aku sengsara ini. rasa yang bikin aku jadi gak baik sama cowok saya. rasa ga percaya dan rasa cemburu. tolong hilangkan Tuhan, sisakan hanya seikit saja dan jangan biarkan dia merusak hati dan hidupku.. ak ingin bisa percaya sama cowokku dan gak mau cemburu bgt sama dia. kenapa aku bilang gitu? soalnya aku cemburu banget liat dia akrab sama -sebut saja demon- demon, dan demon juga kelihatannya gitu. padahal demon tau bahwa kami pacaran, tapi ttp aja akrab dan sangat perhatian. ukh! cowok saya juga gitu adanya, dia selalu memperhatikan si demon, kalo demon tanya apa aja pasti dijawab dan langsung cari tau, dan pamer. ukh, ak ga suka Tuhan…. aku cuman mau dy kayak gitu ke aku. karena cowokku tu cuman punyaku, yang lain kecuali keluarganya ga oleh menikmatinya. ah, egois ya? eh tapi biarin dong, emangnya ga boleh? kan kadang saya punya sisi egois tersendiri yang mau ga mau ya dirasain.. ak pgn banget bisa percaya makanya, biar aku ga dikelilingi aura negatif dan busuk itu.. pengen deh kayak waktu di jakarta kemaren, aku bisa santai dan ga terlalu mikirin bin jealous ama si demon.. aku intinya cuman ga suka aja cwokku terlalu deket sama orang (apalagi cewek). soalnya sampe smsan segala sih. si demonnya juga kurang ajar, kalo berhasil ngapain ssuatu gitu, langsung pamer sama cowo gue, langsung sms cowok gue, gimana gue ga emosi. yaaa padahal cowok gue sih balesnya ga serius2 amat dan malah singkat gitu..

aaaa jadi intinya ini yang salah settingannya gue dong??! tidaaaakkkk~~ huhuhuhuhuhuhuhu… makanya yampun, gue mau jadi lebih dewasa lagi dan ga kayak gue yang dulu. bantuin dong biar gak kayak gue yg dulu, yg negatif thinking, yang emosian, cemburuan dan hal negatif lainnyaa deh, huhuhuhu

aku kan mau jadi diri yang baru, mau jadi lebih fresh gitu.. kayak anak kecil gak sih? tapi kan cuman sama cowok gue aja gue bersikap kayak anak kecilnya. sama yang lain ga bisa.. hiks, masak gue terlalu menuntut? aaaa… mau dong damai rasanya. masak cuman semingguan doang gue ama cowo gue adem ayem, trs selanjutnya penuh derai air mata ala sinetron? males bangett… pengen bisa harmonis dan menyelesaikan semua masalah yang ada dengan kepala dingin dan kemudian dicari solusinya. pengen bisa curhat dan cerita sama cowok gue layaknya seorang kawan, jadi ringan tapi berisi gitu. sama sekalian biar dia bisa tau sebenernya gimana sih perasaan gue yang ssungguhnya..

intinya gue merasa cowok gue sekarang ‘direbut dan dikuasai’ oleh demon. cowo gue jadi terbagi sama si demon. uugghhhhhhhh~

Tuhan , hilangkan setan buruk yang ada di diri saya, hiks. aku capek. pengen bisa santai.. tapi saya akan terus berusaha dan berjuang deh. mudah2an apa yang saya lakukan tidak sia2 dan tidak membuang waktu saya Tuhan. astungkara~

semangat. banzai. hidup diri sendiri…….

keraguanku

oshh~

kuawali blog-ku yang ini dengan sepenggal cerita mengenai keraguan yang bergejolak di dalam diriku. keraguan ini mulai tumbuh di dalam diriku seiring dengan berjalannya waktu dan dipengaruhi oleh sikapnya yang tak kumengerti.. aku gak bisa nebak apa yang dia pikirkan. aku gak mengerti dan aku takut, ya bodohnya aku adalah aku terlalu mengikuti ketakutanku. akibatnya aku hidup dalam ketakutan yang kadang tak berarti..

sesungguhnya aku bukanlah manusia atau tipikal orang yang penakut. akan tetapi, karakterku yang penakut ini mulai tumbuh dan berkembang di dalam diriku akibat aku tidak bisa mempercayai orang itu, akibat keraguanku sendiri. apa salah bila aku hanya ingin tahu seberapa serius engkau menganggapku? apakah aku orang yang berarti untukmu? atau aku hanyalah pelampiasan atas apa yang tidak engkau dapat. sh*t

apa salah jika aku berpikiran seperti ini dan terus begini? ini semua akibat dari engkau yang tidak pernah mau mengayomi hatiku, engkau tidak pernah  mau berusaha mencoba untuk meyakinkanku agar aku bisa percaya padamu. terkadang sikapmu baik dan menyenangkan, kemudian kau bisa dengan mudahnya berubah sikap menjadi sesorang yang lain. kau tidak pernah bercerita ataupun berkata apapun padaku. tidak pernah menceritakan apa yang sedang kau pikirkan padaku.. setidaknya kita bisa saling tukar pikiran dan bisa lebih saling memahami lagi kan. geeezz~ sudah sebesar ini tapi pola pikir dan tingkahmu masih seperti bocah. boleh sih, tapi kan kadang ada kalanya kita dituntut untuk dewasa..

jangan kau selalu membuat keputusan secara sepihak dan lantas membuatku bingung. aku selalu saja shock dan sedih mendengar semua keputusanmu.. sampai akhirnya aku menjadi mati rasa dan bersikap masa bodoh dengan apa yang akan terjadi. karena harapanku yang hanya tinggal sedikit ini tak mampu menyaingi semua kenyataan yang sudah ada. aku jadi tak bisa berharap dan aku selalu takut untuk bertindak karena setiap tindakan yang kulakukan pasti menjadi salah di matamu. pernahkah kau sekali saja bersyukur? bersyukur atas apa yang sudah kau miliki dan atas apa yang sudah terjadi. anggaplah semua itu sebagai ujian dan cobaan dari Tuhan, bahwa kamu masih disayang sama DIA. dan ketika kau punya niat sesuatu maka kamu bakal diuji sama Tuhan, seberapa kuat kamu ngadepin cobaan dan tetap keukeuh dengan niatmu itu…

aku cuman mau kamu coba untuk ngerti aku, biar aku juga bisa ngerti kamu, kita bisa sama-sama enak. jangan kamu punya problem denganku trus kamu cuman diem aja dan melarikan diri seolah-olah gak ada masalah. dan kamu kalo emang gak mau nemenin aku ke suatu tempat bialng aja, jangan kamu ngelakuinnya dengan setengah-setengah.. aku gak suka digituin, sama aja kamu boongin aku dan nyakitin aku tauk. trus, kalo di depan masyarakat umum, mau kek kamu ngaku aku pacarmu ato apalah, njuk jangan dingin-dingin bgt sama aku. kamu mungkin bisa dengan gampangnya bilang “ah cuma perasaanmu” tapi kenyataan yang kulihat emg gitu kok, jadinya wajar kan kalo aku punya anggapan kayak gitu.. bersikaplah sebagaimana cowok ke ceweknya dan hargai cewekmu. udah itu aja kok..

harus segimana lagi sih aku ke kamu? salahku apa? terlalu lembut? terlalu ngikutin maumu? KETEK lo! kalo gue bersikap kayak gue aja, lo mutung, nyalahin gue, bilang gue sombonglah atau apalah. ya itu gue, gue juga bisa males dan cuek kalo gue mau, apalagi ketika gue lagi bete sama lo. tapi sikap lo apa? malah nyalahin gue, sial.. busuk banget tuh kl kayak gitu. lo lebih perhatian sama yang lain, kalo yang lain berubah dikit aja, langsung lo tau, paling update. tapi kl gue aja, apa coba? ngga pernah kan lo perhatiin dan ngeliat gue. kalo gue bersikap apa adanya aja, lo bilang gue caper. tapi gimana lagi? cuman kayak gitu bisanya, karena gue ngrasa lo cuek ama gue, tapi perhatian sama yang lain. bangsat ci!

marah dong gue digituin. lo selalu aja punya alasan dan seribu satu cara untuk menyangkal semua uneg-uneg yang gue keluarin. tai. elo gak pernah mau dengerin gue dengan serius dan berusaha ngebetulin mindset gue. bangsaaattttt!

belom pernah kan lo tau sebenernya gue kayak apa? lo cuma liat topeng gue. itu salah lo, karena lo ngebuat gue jadi ragu dan gak bisa ngelepas topeng gue untuk nunjukkin siapa gue ke elo.. lo selalu aja complain dengan diri gue, katanya mau nerima apa adanya, tapi lo selalu complain. munafik bgt lo jadi orang. lo juga ga pernah terus terang di depan gue, knp takut? ayo ribut sekalian sama gue, lo mau nampar gue, ayok tampar aja. gue ga takut. dan gue juga bisa aja nyakitin elo melebihi apapun, bahkan gue ga tau apa gue bisa ngendaliin diri gue kalo gue udh bener-bener ngamuk.

makanya lo pelajari gue dong, jangan cuman dijadiin pajangan aja. jangan cuman pas butuh aja lo ke gue. jangan cuma dijadiin tong sampah aja gue, ketek! emangnya gue gabisa bersikap kejam juga ke elo dan nusuk elo dari belakang?! bisa gue. jangan lo pikir gue cuman diem aja, kalo terus lo perlakuin gue dengan semena-mena gini, gue bisa ngamuk. sekarang gue emang nahan diri gue, karena masih ada sisi baik dari diri gue yang nyuruh ngeliat apakah elo bisa berubah. anjing, kurang baik apa lagi gue nyettt!! kesel gue. kalo gue ga ngebelain lo di hadapan nyokap bokap adek kakak gue, udah abis lo marahin dan dikutuk dan digampar abis-abisan. lo tau knp gue belain? karena gue beneran sayang sama lo. karena gue masih bisa yakin lo pasti berubah. buka dong mata lo nyetttttt!!!!! jangan ngeliat yang lain mulu, liat gue di hadapan lo anyinggg~ sh*t.

itu kenapa gue jadi ragu sama lo, karena lo ga bisa muasin semua pertanyaan atau apapun yang bersemayam di otak dan diri gue.. e’e

sori banget gue jadi banyak ngeluarin kata-kata yang gak pantes gini. ini semua udah gue tahan biar ga keluar, tapi ternyata sekarang gue lagi lepas kendali~

dengan begini gue sedikit lebih ringan dan lega, walaupun entah apa yang akan terjadi nanti. bodo amat. gue bisa hidup dengan kedua kaki gue sendiri dan gue bisa mandiri kok..

what’s on my mind

when u have a jewel,  a rare one? what’ll u do? protect it. am i right? and of course u love that rare jewel. u don’t want that jewel gone or missing.. my love story is similar like rare jewel.  i love my boy, i do care about him and concern too.

aku takut kehilangan dia. tapi di satu sisi aku sadar bahwa sebelum ada hukum yang mengikat kami berdua secara sah, masih ada kemungkinan kami untuk berpisah. aku berusaha semampuku agar kami bisa terus bertahan. karena aku begitu mencintainya, tidak seperti yang kurasakan dengan pria-pria sebelum dia.

karena aku begitu mencintai dan takut kehilangan,aku menjaga ‘permata’ itu sepenuh hati. tak ingin dia hilang atau dicuri. kadang karena ketakutanku kehilangan dirinyalah, aku menjadi paranoid dan negative thinking.  i’m tired. but i knew, it’s all my fault. aku sendiri yang bikin aku capek . karena aku memenuhi diriku dengan rasa takut dan paranoid.

yang seharusnya kulakukan adalah mempercayainya. percaya adalah bukti darii rasa cintaku padanya. dan aku tidak boleh meragukan dirinya dan cintanya serta kesetiaannya. ya,aku butuh kesetiaan dan juga perhatian darinya. mungkin karena keinginanku, aku pantas disebut egois.

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.